//verifikasi //verifikasi Asal usul atau Sejarah Cahaya Berlian dalam bentuk Makalah - pendapat.id
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Asal usul atau Sejarah Cahaya Berlian dalam bentuk Makalah


BAB I
PENDAHULUAN


A.  Latar Belakang Masalah
Indonesia memiliki luas 1.905.000 km². Dari luas yang ada, membuktikan bahwa Indonesia memiliki hantaran pulau-pulau yang berjejer disegala penjuru Indonesia. Diantara pulau-pulau yang berjejer rapi pula didalamnya terdapat daerah-daerah yang patut menjadi kebanggan kita karena keanekaragamannya. Historis mengatakan bahwa setiap daerah yang ada memiliki asal usul yang disebut dengan sejarah lokal. Sejarah lokal mengandung suatu pengertian, bahwa suatu peristiwa yang tidak terjadi hanya meliputi suatu daerah dan tidak menyebar ke daerah lainnya.
Sejarah tentang suatu daerah memuat suatu awal daerah tersebut seperti asa-usul daerah yang bersangkutan sampai kepada perkembangan daerah itu pada masa berikutnya. Setiap wilayah di Indonesia memiliki karakter tersendiri. Hal ini di sebabkan karena masing-masing wilayah di Indonesia terbentuk melalui sejarah panjang yang berbeda-beda. Demikian juga kebudayaan, merupakan produk dari proses sejarah yang panjang. Oleh karena itu sejarah lokal merupakan hal yang sangat kompleks yang memiliki banyak aspek dari keseluruhan pengalaman kolektif masa lalu meliputi aspek sosial budaya, polikit, agama, teknologi, ekonomi, dan sebagainya dalam suatu wilayah tertentu.
Sejarah lokal yang identik dengan cerita rakyat sampai sekarang masih berkembang terus dan penyebarannya secara turun temurun oleh masyarakat. Tetapi masih banyak cerita rakyat yang belum terdeteksi maupun tersimpan dalam bentuk tulisan maupun kajian. Peristiwa-peristiwa yang terjadi di daerah biasanya dikenang dan diingat dalam bentuk nama. Nama tersebut biasanya diambil dari nama peristiwa,orang, binatang, tumbuhan dan sebagainya. Oleh karena berbagai alasan diatas, penulis ingin meneliti, menelaah dan menganalisis sejarah lokal di Jalan Cahaya Berlian yang terletak di Pangkalan Balai.
Penulis bermaksud ingin mengusut tentang asal-usul nama Jalan Cahaya Berlian,  karena penulis ingin mengetahui dan membaginya pada pembaca dan kebetulan penulis tengah bertempat tinggal di jalan cahaya berlian. Serta selama ini belum ada yang meneliti ataupun menganalisisnya. Banyak masyarakat di Indonesia yang tidak memahami dan mengetahui sejarah lokal yang ada didaerahnya masing-masing. Ini dikarenakan minimnya pengetahuan tentang sejarah lokal di wilayahnya, adapun sumber sumber untuk mengetahui secara lisan banyak yang sudah meninggal, pikun, atau bukan penduduk asli dari daerah tersebut. Selain itu setelah penulis melakukan wawancara kepada informan, penulis menemukan keunikan dari kebudayaan yang terkandung di dalam cerita-cerita tersebut. Hal itu patut untuk diteliti lebih lanjut agar masyarakat lebih memahami dan menghargai cerita-cerita rakyat yang terdapat di daerah mereka masing-masing. Sehingga penulis memberi judul dalam penulisan karya tulis ini “Mari Mengenal Asal Usul Jalan Cahaya Berlian” (studi kasus terhadap asal usul pemberian nama jalan cahaya berlian yang mulai terlupakan).

B.  Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari penulisan karya tulis ini, yaitu :
1.    Bagaimana gambaran umum jalan cahaya berlian sehingga patut untuk diteliti?
2.    Bagaimana kronologis atau asal usul dari pemberian nama jalan cahaya berlian, pangkalan balai?
3.    Bagaimana perkembangan yang terjadi di jalan cahaya berlian, pangkalan balai dari segala aspek kehidupan bermasyarakat?

C.  Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan dari pembuatan karya tulis ini, yaitu :
1.    Untuk mengetahui gambaran umum jalan cahaya berlian sehingga patut untuk diteliti.
2.    Untuk mengetahui kronologis atau asal usul dari pemberian nama jalan cahaya berlian, pangkalan balai.
3.    Untuk mengetahui perkembangan yang terjadi di jalan cahaya berlian, pangkalan balai dari segala aspek kehidupan bermasyarakat?.

D.  Manfaat Penulisan
Penulisan karya tulis ini diharapkan nantinya dapat bermanfaat bagi :
1.    Bagi Masyarakat, diharapkan dapat menghasilkan temuan yang dapat menumbuhkan rasa menghargai pada setiap anggota masyarakat dan menabah kecintaan tehadap hasil kebudayaan dari daerahnya masing-masing.
2.    Bagi Siswa, diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pengalaman dalam bidang sejarah lokal yaitu dapat digunakan sebagai pengetahuan dan informasi tentang asal-usul nama jalan cahaya berlian, pangkalan balai dan untuk mendorong semangat melestarikan budaya nasional bagi generasi muda pada khususnya.


















BAB II
PEMBAHASAN


A.  Gambaran Umum Jalan Cahaya Berlian, Pangkalan Balai
Jalan cahaya berlian merupakan salah satu wilayah yang terletak di pangkalan balai. Letak geografi jalan cahaya berlian ini berdampingan dengan lapangan munai serumpun yang memiliki kaitan dengan asal usul pemberian nama jalan cahaya berlian. Jalan cahaya berlian terbentang dengan berbagai sarana dan prasarana yang memadai.
Jalan cahaya berlian termasuk sebagai wilayah yang maju dan produktif. Sebab baik dari segi sarana dan prasana serta sumber daya manusianya sudah maju. Diantara sarana dan prasarana yang terdapat di jalan cahaya berlian adalaha puskesmas, sekolah, musholah dan lain-lain. Dan masyarakatnya mayoritas sudah berpenghasilan sendiri.

B.  Asal Usul Jalan Cahaya Berlian
Dari hasil wawancara yang dilakukan dengan salah satu tokoh masyarakat yang ada di jalan cahaya berlian atas nama ibu Ratna Karyati (14/08/2016), menerangkan bahwa asal usul nama jalan cahaya berlian ini berkaitan dengan asal usul peristiwa yang terjadi di munai serumpun atau lapangan yang terletak tidak jauh dari jalan cahaya berlian. Berikut penjelasannya :
Berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di munai serumpun. Dimana dikisahkan bahwa disana terdapat seorang gadis yang bernama lengkap Munai Muning. Munai adalah seorang gadis biasa yang berasal dari keluarga terhormat, Menurut cerita ia adalah gadis yang sangat cantik di dusun tersebut, kulitnya putih kuning dan rambutnya panjang ke lutut.
kecantikannya sudah menjadi buah bibir orang dusun tersebut, bahkan terdengar sampai ke dusun sekitar. Perihal kecantikannya Munai, salah satu Pengeran bermaksud meminang Munai untuk dijadikan sebagai istri. Munai menerima pinangan tersebut. Disisi lain orang-orang yang terdahulu telah meminang Munai namun ditolak tentunya merasa kecewa dengan keputusan Munai. Sehingga sebelum acara pernikahan, orang-orang yang cintanya ditolak oleh Munai membuat siasat untuk membunuh Munai dengan cara melakukan mutilasi. Tubuh Munai yang sudah dimutilasi kemudian disebar guna menghilangkan jejak pembunuh.
Kecantikan Munai Muning yang terkenal hampir ke segala penjuru inilah menjadikan banyak orang ingin memilikinya. Namun, justru kecantikannya ini juga membawa petaka baginya, karena ketidakrelaan apabila hanya satu orang yang memilikinya. Kecantikan Munai di ibaratkan bagai “cahaya” yang memacar ke segala penjuru. Kecantikan Munai laksana “berlian” yang indah dan berkilau. Sehingga wilayah yang terletak di sekitar Munai Serumpun disebut dengan jalan cahaya berlian.
Dijelaskan pula oleh narasumber lain  bapak Lukman Haryadi (14/08/2016) bahwa asal mula nama jalan cahaya berlian ini dulunya terdapat berlian yang sangat indah dan bercahaya milik dari Munai Muning. Namun, kebenarannya belum dapat dipastikan. Sehingga hal ini masih dianggap sebagai mitos.

C.  Perkembangan Jalan Cahaya Berlian
Zaman yang semakin maju tentunya membawa pengaruh tersendiri bagi kehidupan. Yang dulunya serba minim sekarang menjadi lebih lengkap dan modern. Sarana dan prasarana sebagai pendukung utama perwujudan wilayah yang unggul dan modern. Begitu halnya yang terjadi di jalan cahaya berlian. Sarana dan prasarana nya yang dulunya hanya tertutup hutan, penduduknya yang sangat minim, jalan-jalan belum tertata dengan baik dan masih banyak lagi. Diantara keminiman tersebut, maka dilakukan perbaikan guna menciptakan wilayah yang unggul. Sehingga dari keminiman tersebut terdapat perbaikan dan perkembangan yang cukup pesat, diantaranya perkembangan yang terjadi di jalan cahaya berlian :
1.    Sarana dan prasarana rumah sakit/puskesmas
Di jalan cahaya berlian sudah berdiri sebuah gedung puskesmas tempat orang berobat. Puskesmas ini sudah beroperasi dengan pesat, sebab banyak warga yang berobat disana baik dari warga yang menetap di jalan cahaya berlian maupun dari luar.
2.    Instasi sekolah
Di jalan cahaya berlian sudah berdiri sekolah yang sudah banyak menampung anak sekolahan yaitu Sanudin. Halaman dan gedungnya cukup luas dan memadai sebagai penunjang pendidikan.
3.    Kantor Pos
Kemudahan berakses di jalan cahaya berlian sudah mulai dirasakan, sebab sudah terdapat kantor pos yang dapat memudahkan masyarakatnya untuk melakukan pengiriman uang maupun penerimaan bantuan.
4.    Kantor polisi
Jaminan keamanan di jalan cahaya berlian pun sudah mulai dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar sebab sudah ada kantor polisi yang dapat digunakan untuk melaporkan sesuatu maupun menindak lanjuti suatu perihal.
5.    Musholah sebagai tempat peribadatan
Di jalan cahaya berlian mayoritas adalah penganut agama islam sehingga didirikannya musholah sebagai tempat peribatan masyarakat sekitar.
6.    Jalan yang tertata
Jalan di cahaya berlian yang dulunya berkerikil dan bergelombang sekarang sudah diperbarui, sehingga pengendara akan merasa aman melewati jalan.
7.    Penduduk yang produktif
Pola pikirnya masyarakat di jalan cahaya berlian yang produktif mengubahnya menjadi masyarakat yang berpenghasilan. Hal ini dikarenakan mayoritas masyarakat membuka usaha dengan berdagang.








BAB III
PENUTUP


A.  Simpulan
Dalam pembuatan simpulan, penulis menyimpulkan beberapa jawaban dari rumusan masalah, yaitu :
1.    Jalan cahaya berlian memiliki letak geografis yang berdampingan dengan munai serumpun yang memiliki kaitan dengan pemberian nama jalan cahaya berlian.
2.    Asal usul pemberian nama jalan cahaya berlian berasal dari kecantikan Munai Muning yang di ibaratkan bagai “cahaya” yang memancar ke segala penjuru dan kecantikan Munai Muning bagaikan “berlian” yang indah dan cantik.
3.    Jalan cahaya berlian mengalami perkembangan yang pesat diantaranya : Puskesmas, kantor pos, sekolah, musholah dan jalan yang sudah tertatah.

B.  Saran
Dalam pembuatan karya tulis ini tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau refrensi yang ada hubungannya dengan judul karya tulis ini.
Penulis berharap kepada para pembaca yang budiman bersedia memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya karya tulis ini dan penulisan karya tulis di kesempatan-kesempatan berikutnya.
Semoga pembuatan karya tulis ini berguna bagi penulis khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.





DAFTAR PUSTAKA


Angga Wardana. 2012. Munai Sang Srikandi. http://wardana-soft.blogspot.co.id/2012/02/munai-sang-srikandi.html diakses tanggal 15 agustus 2016

Danang Susilo.2016. Cara Membuat Makalah Asal Usul Tempat Tinggal. http://danangsusilo13.blogspot.co.id/ diakses tanggal 15 agustus 2016

Lukman Haryadi.2016. Asal Usul Jalan Cahaya Berlian di wawancarai tanggal 14 agustus 2016

Ratna Karyati.2016. Asal Usul Jalan Cahaya Berlian di wawancarai tanggal 14 agustus 2016


























DOKUMENTASI



































BIODATA NARASUMBER


1.    Nama                                  : Lukman Haryadi
Tempat, tanggal lahir          : Muba, 18 Januari 1967
Umur                                  : 49 tahun
Alamat                                : Jl. Cahaya Berlian
Pekerjaan                            : PNS
Status                                 : Menikah

2.    Nama                                  : Ratna Karyati
Tempat, tanggal lahir          : Banyuasin, 05 Maret 1971
Umur                                  : 45 tahun
Alamat                                : Jl. Cahaya Berlian
Pekerjaan                            : Pedagang
Status                                 : Menikah












Post a Comment for "Asal usul atau Sejarah Cahaya Berlian dalam bentuk Makalah"