//verifikasi //verifikasi MAKALAH TEKNOLOGI MEKANIK I MIKROMETER SEKRUP - pendapat.id
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MAKALAH TEKNOLOGI MEKANIK I MIKROMETER SEKRUP



DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
DAFTAR ISI…………………………………………………………… i

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang…………………………………………………. 1
B. Rumusan masalah……………………………………………… 1
C. Tujuan…………………………………………………………..              2

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian micrometer sekrup…………………………………. 3
B. Bagian bagian micrometer sekrup……………………………... 3
C. Fungsi micrometer sekup……………………………………… 4
D. Cara menggunakan micrometer sekrup……………………….. 4
E. Skala micrometer sekrup……………………………………… 5
F. Cara membaca micrometer sekrup……………………………. 6
G. Penyajian Data pada Hasil Pembacaan Mikrometer Sekrup…... 7

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan …………………………………………………… 8

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………. 9






BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pengukuran adalah suatu teknik untuk mengaitkan suatu bilangan pada suatu sifan fisis yang membandingkannya dengan suaty besaran standar yang telah diterima sebagai suatu besaran. Sebelum mengukur sesuatu, kita harus memiliki suatu satuan bagi masing-masing besaran yang akan diukur untuk keperluan pengukuran. Dalam fisika, terdapat besaran dan satuan fundamental yang diturunkan yaitu panjang, massa, waktu dan muatan listrik. Besaran yang lainnya merupakan hasil turunan dari keempat besaran fundamental ini.
Mikrometer sekrup adalah sebuah alat ukur besaran panjang yang cukup presisi. Mikrometer mempunyai tingkat ketelitian hinggan 0,01 mm. Penggunaan mikrometer sekrup biasanya untuk mengukur diameter benda melingkar yang kecil seperti kawat atau kabel. Jangka sorong adalah salah satu alat ukur yang memiliki kegunaab yang sama, tetapi makalah ini akan menjelaskan tentang micrometer sekrup lebih dalam.
Mikrometer sekrup dan jangka sorong memiliki fungsi yang sama yaitu menghitung (mengukur) besaran panjang. Mikrometer sekrup punya ketelitian 10 kali lebih teliti dari jangka sorong. Kalau jangka sorong 0,1 mm, mikrometer sampai 0,01 mm. Mikrometer yang pertama diciptakan oleh William Gascoigne pada abad ke-17 sebagai alat pengukurann yang lebih presisi dibanding jangka sorong.

B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Apa saja bagian-bagian penyusun mikrometer sekrup?
2. Bagaimana cara menggunakan mikrometer sekrup?
3. Bagaimana cara membaca pengukuran mikrometer sekrup?
4. Apa fungsi dan aplikasi dari mikrometer sekrup?
5. Bagaimana menyajikan hasil pembacaan pada mikrometer sekrup?

C. Tujuan
      Tujuan dari makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengenal mikrometer sekrup
2. Mengetahui penggunaan mikrometer sekrup
3. Menguasai pembacaan pengukuran dengan mikrometer sekrup
4. Mengetahui fungsi dan aplikasi mikrometer sekrup
5. Dapat menyajikan data pembacaan mikrometer sekrup


BAB II
PEMBAHASAN
A.   Pemgertian Mikrometer sekrup
Mikrometer sekrup adalah sebuah alat ukur besaran panjang yang cukup presisi. Mikrometer mempunyai tingkat ketelitian hinggan 0,01 mm. Penggunaan mikrometer sekrup biasanya untuk mengukur diameter benda melingkar yang kecil seperti kawat atau kabel.
B. Bagian-Bagian dari Micrometer Sekrup
Secara standar bagian-bagian mikrometer sekrup terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut
  
Adapun bagian-bagian mikrometer sekrup adalah sebagai berikut:
1. Bingkai (Frame)
Bingkai ini berbentuk huruf C terbuat dari bahan logam yang tahan panas serta dibuat agak tebal dan kuat. Tujuannya adalah untuk meminimalkan peregangan dan pengerutan yang mengganggu pengukuran. Selain itu, bingkai dilapisi plastik untuk meminimalkan transfer panas dari tangan ketika pengukuran karena jika Anda memegang bingkai agak lama sehingga bingkai memanas sampai 10 derajat celcius, maka setiap 10 cm baja akan memanjang sebesar 1/100 mm.
2. Landasan (Anvil)
Landasan ini berfungsi sebagai penahan ketika benda diletakan diantara anvil dan spindle.
3. Spindle (gelendong)
Spindle ini merupakan silinder yang dapat digerakan menuju landasan.
4. Pengunci (lock)
Pengunci ini berfungsi sebagai penahan spindle agar tidak bergerak ketika mengukur benda.
5. Sleeve
Tempat skala utama.
6. Thimble
Tempat skala nonius berada
7. Ratchet Knob
Untuk memajukan atau memundurkan spindel agar sisi benda yang akan diukur tepat berada diantara spindle dan anvil.

C. Fungsi Mikrometer Sekrup
Mikrometer berfungsi untuk mengukur panjang/ketebalan/diameter dari benda-benda yang cukup kecil seperti lempeng baja, aluminium, diameter kabel, kawat, lebar kertas, dan masih banyak lagi. Penggunaan mikrometer sekrup sangat luas, intinya adalah mengukur besaran panjang dengan lebih presisi.
D.  Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup
Menggunakan mikrometer sekrup tidak sulit. Berikut 5 langkah menggunakan alat ukur mikrometer sekrup
1. Pastikan pengunci dalam keadaan terbuka.
2. Lakukan pengecekan ketika apakah poros tetap dan poros geser bertemu skala dan skala nonius utama menunjukkan angka nol.
3. Buka rahang dengan menggerakkan pemutar ke arah kiri sampai benda dapat masuk ke dalam rahang.
4. Letakkan benda dintara poros tetap dan poros geser lalu tutup kembali rahang hingga tepat menjepit benda.
5. Putarlah Pengunci agar pemutar tidak bisa bergerak lagi. Dengarkan bunyi “klik” yang muncul.
E. Skala Mikrometer Sekrup
Ada dua skala dalam mikrometer sekrup yaitu:

1. Skala utama
Skala mikrometer sekrup ini tiap satuannya sama dengan 1 mm, ditengah-tengah angka skala tersebut ada angka tengahnya.
angka skala atas
1,2,3,4, dst
angka skala bawah
0.5, 1.5, 2.5, dst
2. Skala Nonius/ Skala Putar
Di skala putar terdapat angka 1 sampai 5 (kelipatan 5). Tiap skala ini berputar mundur sekali maka skala utama bertambah 0,5 mm. Sehingga 1 skala putar = 0,5/50 =0,01 mm
F.  Cara Membaca Mikrometer Sekrup
Untuk membaca hasil pengukuran pada mikrometer sekrup dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :
Menentukan nilai skala utama yang terdekat dengan selubung silinder (bidal) dari rahang geser (skala utama yang berada tepat di depan/berimpit dengan selubung silinder luar rahang geser).
Menentukan nilai skala nonius yang berimpit dengan garis mendatar pada skala utama.
Hasil pengukuran dinyatakan dalam persamaan :
Hasil = Skala  Utama + (Skala Nonius x skala terkecil mikrometer sekrup)
= Skala Utama + (Skala Nonius yang berimpit x 0,01 mm)

Contoh pengukuran mikrometer sebagai berikut :


Panjang yang terbaca dari mikrometer sekrup di atas adalah
Skala Utama   …………………..   5,5 mm
Skala Putar (26×0,01)   ……..   0,26 mm
—————————————————–  +
Panjang Benda   ………………..   5,76 mm
G. Penyajian Data pada Hasil Pembacaan Mikrometer Sekrup
Ketelitian mikrometer sekrup atau skala terkecil mikrometer sekrup adalah
seperseribu centimeter atau 0,001 cm atau 0,01 mm.
Misalkan dari sebuah pengukuran yang dilakukan diperoleh nilai tebal sebuah keping uang logam adalah 3,25 mm. Maka penyajian atau pelaporan data dari tebal keping uang logam adalah :
(3,25 ± 0,005) mm, ini dalam millimeter bukan centimeter.
 Jadi, cara pelaporan data hasil pengukuran alat ini mengikuti pola berikut:
 L  =  x  ±  Δ x  

x = hasil yang kita baca dari micrometer
Δx = ketidakpastiannya
Δ x = 1/2 × ketelitian alat. 
Sebagai contoh jika mikrometer skrup yang kita gunakan memiliki ketelitian atau skala terkecilnya adalah 0,01 mm, maka ketidakpastiannya:
Δ x = 1/2 × 0,01 mm = 0,005 mm
Angka inilah yang harus ditambahkan setelah tanda ±

H. Aplikasi Mikrometer Sekrup
Adapun aplikasi mikrometer sekrup dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut :
Dalam kehidupan sehari-hari, mikrometer sekrup sangat penting. Karena, alat inilah yang mempunyai tingkat ketelian paling tinggi dalam mengukur panjang. Kerap kali alat ini digunakan untuk mengukur tebal kertas, diameter kawat tipis, tebal plat tipis yang memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi. Alat ini biasanya difungsikan untuk mengukur diameter benda-benda berukuran milimeter atau beberapa centimeter saja.

BAB III
PENUTUP


A. Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan di dapat disimpulakan bahwa :
1. Mikrometer sekrup merupakan salah satu alat ukur panjang yang dapat digunkan untuk mengatur ketebalan suatu benda
2. Ketelitian mikrometer sekrup adalah 0,01mm
3. Mikrometer sekrup memiliki dua skala yaitu skala utama dan skala nonius
4. Bagian- bagian mikrometer skrup antara lain : bingkai (frame) , landasan (anvil), spindle (gelondong), pengunci (lock), sleeve, thimble dan ratchet knob yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda
5. Mikrometer sekrup berfungsi untuk menghitung ketebakan benda- benda tertama yang tipis karena keunggulan micrometer sekrup dalam ketelitian 


DAFTAR PUSTAKA

Giancoli,Douglas C.2001.Fisika.Jakarta Erlangga
Halliday,David dan Robert Resnick.1999.Fisika Edisi 3 . Jakarta : Erlangga
Ishaq, Mohamad.2007.Fisika Dasar Edisi 2.Yogyakarta :Graha Ilmu
Anonim.Mikrometer.http://id.wikipedia.org/wiki/Mikrometer/diunduh 10 Maret
 2014
Anonim.Mikrometer Sekrup. http ://diksonpondungmikrometersekrup. blogspot.com
diunduh pada 10 maret 2014
Anoim.Penukuran Besaran Panjang.http://fisikasma-online. blogspot. com/2011
/01/pengukuran-besaran-panjang-dengan.html/diunduh pada 10 maret 2014
Abihamid, Mustofa.Mikrometer Sekrup.http: //mustofaabihamid.blogspot. com
/2011/04/mikrometer-sekrup. html/ diunduh pada 10 Maret 2014
Rikadiantoro.Mikrometer Sekrup. http://rikadiantoro.wordpress.com/2013/05/27/makalah-mikrometer-sekrup/ diunduh pada 10 maret 2014
Anonim.Mikrometer Sekrup. http://rumushitung.com/2013/02/02/mikrometer-sekrup-micrometer-screw/ diunduh pada 10 maret 2014

Post a Comment for "MAKALAH TEKNOLOGI MEKANIK I MIKROMETER SEKRUP"